Why do i love business?
Bisnis itu jujur - produkmu cocok market, pasti laku. Inilah alasan mengapa bisnis sulit ditinggalkan meski tantangannya banyak.
Ziaul Maula
Dosen FEB UNSAM · Digital Marketer

Setelah bertahun-tahun menjalani bisnis, yang pasti banyak melalui roller costernya, naik turun sudah biasa. Tapi tetap aja bisnis itu dunia yang sulit aku tinggalkan. Pekerjaan yang kadang memacu adrenalin, kadang bikin senang, kadang bikin sedih, dan kadang bikin senyam-senyum sendiri.
Kenapa?
Ya, karena bisnis itu jujur, tidak bertele-tele.
Market never lies.
Produkmu fit dengan market dia bakal laku.
Gak fit ya gak laku.
Ga basa-basi.
Tantangannya ya disitu, disitu pula saya suka
Buat seseorang yang bekerja di instansi pemerintahan kesehariannya, yang kurasakan banyak hal yang kadang sederhana tapi kadang dibikin sulit dengan segudang adminstrasi.
Gerak lambat, kadang hanya fokus sampai di administratif semata, bukan substantif.
Tapi ya begitu lah,
Walau aku senang bisnis kadamg harus realistis.
Bakar kapal itu di tengah ketidakpastian geopolitik juga tidak bijak.
Sekarang bagaimana kita bisa beradaptasi dengan keadaan. Pertahankan revenue stream yang ada, gimana caranya kalau bisa nambah yang baru.
Karena saya dosen, Semoga suatu saat dunia pendidikan Indonesia bertransformasi ke arah yang lebih berdampak yang bukan hanya dibuktikan secara adsministratif, tapi dibuktikan secara kualitatif dan substantif.
Suggested posts
Lanjut baca

Banyak Keributan Dimulai dari Salah Membaca Kenyataan
Kalimat “the map is not the territory” dipopulerkan oleh Alfred Korzybski , seorang pemikir Polandia-Amerika yang dikenal lewat gagasan general semantics. Ia me
May 26, 2026

Saya Bukan Orang IT. Tapi Saya Bikin Aplikasi Sendiri.
Dari browser dengan 47 tab terbuka, seorang non-IT membangun aplikasi personal dengan AI. Ini perjalanan jujur dari bug hingga sistem kerja ideal.
Apr 30, 2026
